Make your own free website on Tripod.com

S E P U T A R  P A G U Y U B A N

Keberadaan Paguyuban Jamu Tradisional Madura ARE’ LANCOR bermula dari binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan yang berkeinginan agar jamu Madura atau yang telah dikenal dengan sebutan Ramuan Madura bisa menjadi produk unggulan daerah. Selain menjadi tuan rumah di daerah sendiri tak berlebihan kiranya jamu asli Madura bisa menjadi alternatif atau pilihan bagi masyarakat di luar Madura  yang unggul dari segi kualitas maupun khasiatnya yang sudah tak diragukan lagi.

Paguyuban berdiri pada tanggal 17 Februari 2004 dengan anggota yang tersebar di seluruh wilayah Pamekasan. Perbedaan lokasi yang berjauhan antar anggota membuat keunikan tersendiri pada produk-produknya. Pengetahuan dan pengalaman yang berbeda dari setiap peracik, memberi nuansa tersendiri dan memperkuat keyakinan akan keunggulan produk jamu tradisional  khususnya dari Pamekasan.

Are’ Lancor merupakan suatu nama monumen yang menjadi ciri khas Kabupaten Pamekasan. Berdiri tegak ditengah alun-alun kota yang berupa lima celurit dengan mata tajam saling berhadapan dan ujung celurit menjulang ke atas. Makna filosofinya sebagai lambang keberanian masyarakat Pamekasan dalam membangun masa depan yang lebih baik. Demikian pula dengan jamu Madura, khasiatnya sudah banyak terbukti dan dirasakan secara turun temurun oleh banyak orang, seolah-olah setajam celurit dan selalu menyertai masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan secara paripurna.

Berbekal ijin resmi dari dinas terkait yang memberi perlindungan bagi konsumen tentang produk yang aman dan bermutu untuk dikonsumsi, paguyuban berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat pada jamu tradisional. Mengingat kesadaran masyarakat yang sudah mulai tumbuh tentang perawatan dan penyembuhan diri secara alami. Keunggulan bahan baku dengan sifat, aroma yang khas serta keunikan ramuan atau racikannya, asli dari tanah Madura, semakin memantapkan paguyuban untuk terus memperkenalkan dan mengembangkan produk sesuai kebutuhan masyarakat.

Seolah menjawab harapan agar bisa hidup seribu tahun lagi, paguyuban berpedoman HIDUP SEHAT DENGAN JAMU TRADISIONAL MADURA dan semoga selalu tetap dalam lindungan-Nya.